Kamis, 17 Maret 2016

Contoh Judul Skripsi Kedokteran Tentang Paru Paru Terlengkap dan Terbaik . Bagi Teman teman yang tertarik dengan ini Baca dan Pelajari selengkapnya dibawah ini.


Ada banyak topik yang bisa diangkat sebagai judul skripsi kedokteran yang berhubungan dengan paru paru. Teman teman bisa memilihnya dibawah ini. Pastikan judul skripsi yang teman teman pilih adalah judul skripsi yang benar benar teman teman kuasai dan sesuai dengan kemampuan . Agar saat menyusun skripsi lebih mudah dan lancar. Saya yakin dengan membaca contoh judul dibawah ini teman teman mendapatkan judul skripsi yang dicari.

Contoh Judul Skripsi Kedokteran Tentang Paru Paru Terlengkap dan Terbaik


PERBANDINGAN POLA KLINIS PASIEN TUBERKULOSIS PARU DENGAN PENYEBAB MYCOBACTERIUM TUBERKULOSIS DAN MYCOBACTERIUM ATIPIK

PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT MENGENAI TB PARU MELALUI PENYULUHAN KESEHATAN, PENGOBATAN DAN IDENTIFIKASI DINI PENDERITA

Pola Malaria Falciparum di Bangsal Penyakit Dalam Perjan RS DR MJamil Padang

GAMBARAN MIKROSKOPIK KEGANASAN PARU DENGAN PEMERIKSAAN SITOLOGIK YANG DITEMUKAN DI LABORATORIUM PATOLOGI ANATOMI

PERBEDAAN PBNGARUH SEBARAN DEBU SEMEN PADANG DT BERBAGAI LOKAST YANG DITEMUKAN PADA PARU-PARU TIKUS PERCOBAAN

TEKNIK DIAGNOSIS MIKROBIOLOGI DAN HISTOPATOLOGI PADA PEMERIKSAAN TUBERKUSIS EKSTRAPARU (LIMFADENITIS TUBERKULOSIS) UNTUK HASIL YANG OPTIMUM.

TUBERCULOSIS RESISTEN MULTI OBAT PADA PENDERITA TB PARU BARU DI KENAL DAN YANG TELAH MENDAPAT PENGOBATAN. TUBERCULOSIS RESISTEN MULTI OBAT PADA PENDERITA TB PARU BARU DI KENAL DAN YANG TELAH MENDAPAT PENGOBATAN

PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU RUMAH TANGGA MENGENAI TUBERKULOSIS PARU DIHUBUNGKAN DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN DI KELURAHAN PISANG KECAMATAN PAUH, PADANG

PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT MENGENAI TB PARU MELALUI PENYULUHAN KESEHATAN, PENGOBATAN DAN IDENTIFIKASI DINI PENDERITA

IDENTIFIKASI MYCOBACTERIUM TUBERCULOSIS TIPE HUMAN DARI SPUTUM PENDERITA TUBERCULOSIS PARU.

PERBANDINGAN POLA KLINIS PASIEN TUBERKULOSIS PARU DENGAN PENYEBAB MYCOBACTERIUM TUBERKULOSIS DAN MYCOBACTERIUM ATIPIK.

Pola Malaria Falciparum di Bangsal Penyakit Dalam Perjan RS DR MJamil Padang Periode Januari - April 2002. 

GAMBARAN MIKROSKOPIK KEGANASAN PARU DENGAN PEMERIKSAAN SITOLOGIK YANG DITEMUKAN DI LABORATORIUM PATOLOGI ANATOMI.

PERBEDAAN PBNGARUH SEBARAN DEBU SEMEN PADANG DT BERBAGAI LOKAST YANG DITEMUKAN PADA PARU-PARU TIKUS PERCOBAAN.

TEKNIK DIAGNOSIS MIKROBIOLOGI DAN HISTOPATOLOGI PADA PEMERIKSAAN TUBERKUSIS EKSTRAPARU (LIMFADENITIS TUBERKULOSIS) UNTUK HASIL YANG OPTIMUM.

TUBERCULOSIS RESISTEN MULTI OBAT PADA PENDERITA TB PARU BARU DI KENAL DAN YANG TELAH MENDAPAT PENGOBATAN.

PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT MENGENAI TB PARU MELALUI PENYULUHAN KESEHATAN, PENGOBATAN DAN IDENTIFIKASI DINI PENDERITA.

IDENTIFIKASI MYCOBACTERIUM TUBERCULOSIS TIPE HUMAN DARI SPUTUM PENDERITA TUBERCULOSIS PARU. .

DIVERSITAS GENETIK PLASMODIUM FALCIPARUM DI DAERAH ENDEMI MALARIA SUMATERA BARAT. 

PERBANDINGAN ANTARA DURASI WAKTU PEMBEKUAN TERHADAP TERJADINYA PEMBUSUKAN JARINGAN PARU-PARU PADA KELINCI.

HUBUNGAN KEKUATAN OTOT DADA DENGAN ARUS PUNCAK EKSPIRASI PADA PESERTA SENAM ASMA USIA DEWASA DI BALAI KESEHATAN PARU MASYARAKAT (BKPM) KOTA SEMARANG.

HUBUNGAN ANTARA KADAR ASETILKOLINESTERASE DENGAN FUNGSI PARU PETANI YANG TERPAPAR KRONIK ORGANOFOSFAT.

PENGARUH PEMBERIAN DOSIS BERTINGKAT MADU TERHADAP GAMBARAN MIKROSKOPIS PARU PADA MENCIT STRAIN Balb/c JANTAN YANG DIBERI PAPARAN ASAP ROKOK.

GAMBARAN KLINIS DAN TATALAKSANA PASIEN RAWAT INAP MALARIA FALCIPARUM DI RSUP DR KARIADI SEMARANG.

POLA KLINIK TUBERKULOSIS PARU DI RSUP DR. KARIADI SEMARANG PERIODE JULI 2012- AGUSTUS 2013.

PENGARUH RHODAMINE B PERORAL DOSIS BERTINGKAT SELAMA 12 MINGGU TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI PARU TIKUS WISTAR. 

HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS ASETILKOLINESTERASE DARAH DENGAN FUNGSI PARU PETANI. 

HUBUNGAN ANTARA SKOR COPD ASSESSMENT TEST (CAT) DENGAN RASIO FEV1/FVC PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK) KLINIS : Studi kasus pada pasien di RSUP dr. Kariadi Semarang. 

HUBUNGAN DERAJAT KLINIS PPOK DENGAN HASIL PEMERIKSAAN FUNGSI PARU BERDASARKAN SPIROMETRI. 

HUBUNGAN ANTARA KARSINOMA PARU DENGAN EFUSI PLEURA. 

HUBUNGAN ANTARA JUMLAH LEUKOSIT, DAN SKOR KARNOFSKY PADA PASIEN KANKER PARU. 

PENGARUH PELAKSANAAN PENGAWAS MENELAN OBAT ( PMO ) TERHADAP KONVERSI BTA (+) PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU. 

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA RESISTENSI RIFAMPICIN DAN / ISONIAZID PADA PASIEN TUBERCULOSIS PARU DI BKPM SEMARANG. 

UJI DIAGNOSTIK PEMERIKSAAN IMMUNOCHROMATOGRAPHIC TUBERCULOSIS (ICT TB) DIBANDINGKAN DENGAN PEMERIKSAAN BTA SPUTUM PADA TERSANGKA PENDERITA TB PARU DI RSUP DR KARIADI SEMARANG. 

FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN PENGOBATAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DENGAN RESISTENSI OBAT TUBERKULOSIS DI WILAYAH JAWA TENGAH. 

PERBEDAAN GAMBARAN HISTOPATOLOGI BRONKUS ANTARA INJEKSI HCL DAN CAIRAN LAMBUNG INTRATRACHEAL PADA MODEL SINDROM ASPIRASI PARU TIKUS WISTAR. 

PERBEDAAN HISTOPATOLOGIS ALVEOLUS ANTARA INJEKSI HCL DENGAN CAIRAN LAMBUNG INTRATRACHEAL PADA MODEL SINDROM ASPIRASI PARU TIKUS WISTAR. 

UJI TOKSISITAS AKUT MONOCROTOPHOS DOSIS BERTINGKAT PER ORAL DILIHAT DARI GAMBARAN HISTOPATOLOGIS PARU-PARU MENCIT BALB/C. 

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK VALERIANA OFFICINALIS DOSIS BERTINGKAT TERHADAP GAMBARAN MIKROSKOPIS PARU TIKUS WISTAR. 

PENGARUH TIMBAL (Pb) PADA UDARA JALAN TOL TERHADAP GAMBARAN MIKROSKOPIS PARU DAN KADAR TIMBAL (Pb) DALAM DARAH MENCIT BALB/C JANTAN. 

PENGARUH PEMBERIAN PROPOXUR DOSIS BERTINGKAT PER ORAL TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGIS PARU-PARU MENCIT BALB/C. 

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK MENIRAN ( Phyllanthus sp. ) TERHADAP GAMBARAN MIKROSKOPIK PARU TIKUS WISTAR YANG DIINDUKSI KARBON TETRAKLORIDA. 

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK TAPAK DARA (Catharanthus roseus) DAN TEMULAWAK (Curcuma xanthorhiza) TERHADAP UKURAN TUMOR DAN GAMBARAN HISTOLOGI PARU DAN KELENJAR LIMFE AKSILLA MENCIT C3H YANG TELAH DIINOKULASI SEL ADENOCARCINOMA MAMMAE. 

Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh Dan Volume Ekspirasi Paksa Detik 1 (VEP1) / Kapasitas Vital Paksa (KVP) Pada Pasien PPOK Stabil Derajat 2 Di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (BBKPM) Surakarta. 
 
Perbedaan Indeks Massa Tubuh Sebelum Pengobatan Dan Sesudah Pengobatan Pada Pasien Tuberkulosis Paru Di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Surakarta. 

Hubungan Antara Pengobatan Tuberkulosis Pada Pasien Tuberkulosis Dengan Gizi Kurang Terhadap Kejadian Hepatitis Imbas Obat Di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Surakarta. 

Perbedaan Efektivitas Pemberian Nebulizer Dengan Menggunakan Mouthpiece Dibandingkan Dengan Masker Pada Penderita Asma Akut Di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (BBKPM) Surakarta. 

Perbedaan Kejadian Tuberkulosis Pada Anak Dengan Pemberian Asi Eksklusif Dibandingkan Non Asi Eksklusif Di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (Bbkpm) Surakarta. 

Perbedaan Hasil Pemeriksaan Sputum Bta Sewaktu Pasien Tb Paru Lesi Luas Kasus Baru Dengan Dan Tanpa Induksi Fisioterapi Dada Ekspektorasi Dahak Di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Surakarta.  

Hubungan Antara Senam Asma Dengan Frekuensi Penggunaan Bronkodilator Pelega Pada Penderita Asma Di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (BBKPM) Surakarta. 

Perbandingan Efek Asap Rokok Konvensional Dan Rokok Herbal Terhadap Kerusakan Histologis Paru Mencit(Mus Musculus). 

Angka Kejadian Anemia Pada Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik Di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Surakarta.  

Perbedaan Efek Obat Anti Tuberkulosis Kombinasi Dosis Tetap Dibanding Lepasan Terhadap Konversi Sputum Basil Tahan Asam Saat Akhir Fase Intensif Pada Pasien Tuberkulosis Dewasa Di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Surakarta. 

Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Tentang Asma Dengan Tingkat Kontrol Asma Pada Penderita Asma Umur Lebih Dari Atau Sama Dengan 18 Tahun Di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Surakarta. 

Hubungan Kecemasan Terhadap Tingkat Kontrol Asma Di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (Bbkpm) Surakarta. 

Hubungan Antara Latihan Fisik Dan Kapasitas Vital Paru Pada Siswa Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Di  

Angka Kejadian Penemuan Tuberkulosis Paru Pada Pasien Bronkiektasis Di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Surakarta

Evaluasi Penggunaan Obat Anti Tuberkulosis Pada Pasien Anak Di Instalasi Rawat Jalan Balai Kesehatan Paru Masyarakat Klaten Tahun 2010. 

Hubungan Luas Lesi Pada Gambaran Radiologi Toraks Dengan Kepositivan Pemeriksaan Sputum BTA (Basil Tahan Asam) Pada Pasien Tuberkulosis Paru Dewasa Kasus Baru Di BBKPM Surakarta. 

Hubungan Derajat Proteinuria Dengan Edema Paru Pada Preeklampsia Berat. 

Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang TB Paru Dengan Kepatuhan Menjalani Program Pengobatan Pada Penderita TB Paru di BBKPM Surakarta.  

Angka Kejadian Penderita TB Paru dengan Hemoptoe pada Pemeriksaan Foto Thorax. 

Variasi Gambaran Foto Thorax Tuberkulosis Paru Pada Anak Sebelum dan Sesudah Terapi Obat Anti Tuberkulosis (OAT) Selama 6 Bulan di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. 

Hubungan Gizi Kurang Terhadap Kejadian Tuberkulosis Paru Pada Anak. 

HUBUNGAN ANTARA HASIL PEMERIKSAAN SPUTUM BTA (BASIL TAHAN ASAM) DENGAN GAMBARAN FOTO THORAX PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI RS. PKU (PEMBINA KESEJAHTERAAN UMAT) . 

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI BALAI BESAR KESEHATAN PARU MASYARAKAT (BBKPM) SURAKARTA. 

PENGARUH KOINSIDENSI DIABETES MELITUS TERHADAP LAMA PENGOBATAN PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI BALAI BESAR KESEHATAN PARU MASYARAKAT SURAKARTA

FAKTOR RISIKO KEJADIAN MULTIDRUG RESISTANT PADA PASIEN TB PARU DI BALAI BESAR KESEHATAN PARU MASYARAKAT (BBKPM) SURAKARTA.

0 komentar :

Poskan Komentar